Kamis, 27 Januari 2022

ADAKU DIANTARANYA

Aku tak mampu menyibak lagi

Semua berjajar rapi dan rapat

Tiada lagi sekat

Melebur jadi satu kekuatan yang tak dapat di kalahkan lagi

 

Dengan malu malu aku mengusiknya

Siapa tau ada rongga untuk raga untuk menyapa

Walau hanya sebatas kata

Yang  tak bermakna

 

Untaiannya begitu mempesonaku

Seakan aku tak layak untuk besandingnya

Apalagi sejajar…

Tidak mungkin…

 

Tapi…

Aku ingin…

Memautkan asa diantaranya

Walau sebagai penggembira saja.


Rabu, 26 Januari 2022

PANTUN

 Seharian rasanya sangat penat,

Punya banyak kerjaan kok sambat,

Punya waktu katanya gak sempat,

Kalau sempat katanya gak minat


Lagi duduk sibuk dengan ngrumpi,

Kalau di tegur sakit hati,

Jangan merasa sibuk kalau sudah diniati

Semua karena perintah Ilahi

SUNTUK

 Sungguh hal yang sangat aku benci

Untuk merangkai kata seakan tak sampai

Tiap kata yang kutulis selalu terhenti

Ujung ujungnya selalu berhenti

Kadang masih ada sedikit keinginan unyuk mulai


Lagi lagi penyakit muncul lagi

Aku selalu tak percaya diri

Gimana lagi

Ingin rasanya  berlalari mengejar semua mimpi

Sabtu, 22 Januari 2022

SENDUNYA MALAM INI

 Diantara rintik hujan 

Diantara  kilat sekali kali berkelebat

Diantara nyanyian riang di pematang

Sayub sayub terdengar lantunan ayatMu 


malam ini malam Jumat

kupanjatkan munajatku padaMu

Menghantarkan rasa rindu dengan doa doaku

Dengan orang orang yang berjasa dalam hidupku


Ayah, ibu, dan kakak kakakku yang telah menghadapMu

Orang orang tak bisa aku lupakan walau sesaat

Menari nari di benakku semua kenangan bersamamu

Orang orang yang aku sayangi 


Damailah disana.

Berbahagialah disana

Surga  nan damai

bersama amal amalmu yang abadi



Selasa, 11 Januari 2022

IMPIAN

 


Omong kosong...

Mimpi jangan terlalu tinggi...

Kita ini siapa...

punya apa...

Sudahlah gak usah macem macem.

Sudah untung kita bisa begini..


Itu....

Itu 5 tahun lalu yg selalu jadi  semangat dalam pengabdianku

Tawa yang tertahan seakan mengiris jiwaku

Atap yang selalu kami tatap dengan perasaan pilu

Tuhan jangan turunkan hujan

Biar tiada was was di hati kami

Walau di sana di rindukan petani


Puing puing semangat kami rakit

Tangan tangan yang lemah kami eratkan

Dengan nawaitu bismillah aku percaya

Semua akan terwujud


Dengan ridho Allah doa doa kami di kabulkan

Usaha usaha kami terwujudkan

Dulu ruang yang berhimpit himpit jadi lapang

Atap yang takut dengan hujan dan angin kini kokoh untuk menyangga dengan bangganya

Terima kasih Tuhan

Tempat beribadahku telah jadi 

Kerinduan anak anak dengan gedung yang baru telah terwujud.

Semoga menjadi tempat generasi menempa ilmu yang bermanfaat di hari nanti

Aamiin..


Ponorogo,12012022


Senja di Balik Layar dan Puncak Pengetahuan

(Penulis: Kang Asep, Pengawas Sekolah bidang PAI Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan, WA 085864675753) Ponselku bergetar, memecah fokusku me...